Foto Berita
Industri & Diklat
Credit: Kepala Dinas Dagperinkop & Peserta Diklat Sulaman

BDI Padang Latih Generasi Muda Lubuk Gadang Barat Kompetensi Sulaman

Kamis, 06 Oktober 2022 • 15:53 WIB
837 Views

Padang Aro - “Perda RPJMD 2021-2026 terkait dengan peningakatan ekonomi salah satunya adalah penciptaan wirausaha baru yang terintegrasi dengan destinasi wisata unggulan yang berbasis nagari”, papar Akmal Hamdi, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan dalam sambutannya pada pembukaan Diklat 3 in 1 Pembuatan Hiasan Busana dengan Alat Jahit Tangan Angkatan XVIII (Sulaman Kepala Peniti) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri Padang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dari tanggal 05 Okt s.d 21 Okt 2022 bertempat di Nagari Lubuk Gadang Barat Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Hadir dalam pembukaan tersebut, Kepala Balai Diklat Industri Padang yang diwakili oleh Sub. Penyelenggaraan Diklat Ibu Sri Mulyati, Camat Sangir Bapak Abul Abaz, Wali Nagari Lubuk Gadang Barat, Tokoh Masyarakat Solok Selatan Aprilda Yulianti dan undangan.

Lebih lanjut Akmal Hamdi menyatakan salah satu wujud program Pemerintah Kabupaten Solok Selatan adalah pelaksanaan diklat dengan bekerjasama dengan Balai Diklat yang merupakan bagian dari penciptaan wirausaha baru. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Sumatera Barat yaitu menciptakan 100.000 entrepreneur dan program penciptaan wirausaha baru di Solok Selatan. Dikarenakan program yang sejalan, maka perlu disinkronkan data alumni pelatihan agar pembinaan alumni bisa terstruktur, papar Akmal Hamdi.

Sejalan dengan hal tersebut, Sri Mulyati yang mewakili Kepala Balai Diklat Industri Padang menyatakan, Program diklat 3 in 1 ini terselenggara guna mendukung penumbuhkembangan industri di daerah. Industri sulaman telah menjadi salah satu ikon produk indutri yang terkemuka dari Sumatera Barat pada umumnya dan Solok Selatan pada khususnya. Pelaksanaan diklat akan menyesuaikan dengan motif khas dari Solok Selatan yang bersumber dari khazanah budaya lokal, seperti Kawasan Seribu Rumah Gadang dan sebagainya. Dengan demikian, akan menjadi oleh-oleh khas Solok selatan yang berbasis wisata.

Camat Lubuk Gadang Selatan, Abul Abaz menyatakan, sangat mengapresiasi kepada Balai Diklat Industri Padang, atas terselenggaranya pelaksanaan diklat bagi generasi muda di Nagari Lubuk Gadang Barat. Nagari Lubuk Gadang Barat merupakan nagari baru hasil pemekaran, jadi sangat membutuhkan program-program penciptaan tenaga kerja kompten dan wirausaha baru guna mengembangkan Nagari Lubuk Gadang Barat.

Ditempat yang sama Aprilda Yulianti, tokoh masyarakat sekaligus pengrajin sulaman dari Solok Selatan menyatakan sangat berterima kasih kepada Balai Diklat Industri Padang karena telah memberikan program diklat 3 in 1 bagi masyarakat di Solok Selatan. Dengan pelaksanaan program ini, akan melahirkan tenaga kerja baru yang kompeten serta wirausaha baru terampil dalam bidang sulaman yang akan mendorong pertumbuhan industri sulaman di Solok Selatan (RRMY).

Berikan Masukan