Foto Berita
Industri & Diklat
Credit: Foto Bersama Pembukaan Diklat 3 in 1 Pembuatan Batik Tulis Angkatan X (Photo: Indra R)

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, BDI Padang Bekali Kompetensi Membatik

Rabu, 28 September 2022 • 19:11 WIB
722 Views

“Ada tiga permasalahan utama dalam pembinaan industri di Sijunjung yang ditemukan di lapangan yaitu: tidak adanya standar harga yang jelas, kemasan produk yang kurang menarik, dan kemampuan industri dalam menyediakan produk yang siap dibeli dalam jumlah yang banyak”, papar Bapak Feri Ferdian Kabid. Perindustrian mewakili Kepala Dinas Dagperinkop Sijunjung dalam pembukaan Diklat 3 in 1 Pembuatan Batik Tulis Angkatan X, bertempat di Tanjung Bonai Aur, Kabupaten Sijunjung, Rabu 28 September 2022.

Hadir dalam pembukaan tersebut Kepala BDI Padang, yang diwakili oleh Sub Koordinator Penyelenggaraan Diklat sekaligus Ketua Panitia, Ibu Sri Mulyati, Instruktur Diklat, Bapak Nurcholis, Kasie PPM Sumpur Kudus, Walinagari Tanjung Bonai Aur, Ketua KAN Tanjuang Bonai Aur dan panitia diklat. Diklat tersebut diikuti oleh 40 (empat puluh) peserta yang berasal dari Nagari Tanjung Bonai Aur dan sekitarnya dan berlangsung dari tanggal 28 September sampai dengan 15 Oktober 2022.

Feri Ferdian berharap, ketiga permasalahan yang dihadapi industri tersebut, dapat diminimalisir melalui pelatihan ini dengan jalan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari instruktur sehingga menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh industri tersebut. Selanjutnya, Feri Ferdian mewakili Pemerintah Kabupaten Sijunjung menyatakan terima kasih kepada BDI Padang yang telah mengalokasikan kegiatannya kepada Kabupaten Sijunjung, dalam hal ini khususnya di Nagari Tanjung Bonai Aur. “Kami berharap penuh kepada peserta untuk serius mengikuti pelatihan dan selesai pelaksanaan diklat dapat menghasilkan produk batik yang berkualitas sehingga dapat mendongkrak ekonomi keluarga”, Tambah Feri Ferdian.

Senada dengan hal tersebut, Sri Mulyati menyampaikan tujuan penyelenggaran diklat ini yaitu: memberikan keterampilan, pengetahuan dan kompetensi bagi peserta diklat dalam pembuatan batik tulis. Sri Mulyati menambahkan, nantinya peserta akan dibekali dari segi teknis pembuatan batik tulis oleh Instruktur, Bapak Nurcholis yang sudah sangat kompeten di bidangnya dan segi manajerial oleh widyaiswara BDI Padang, agar peserta menjadi tenaga kerja yang profesional dan mampu bekerja sama baik dalam kelompok. Sri Mulyati berharap peserta dapat mengikuti diklat dengan baik dan dapat memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi. (PPID BDIP-RRMY).

Berikan Masukan