SIMPANG EMPAT - Kepala Balai Diklat Industri Padang (BDI Padang) Bapak Surya Agusman meninjau korban gempa di Kabupaten Pasaman Barat. Beliau berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah gempa Magnitido 6,1 lalu.
“Besar harapan kami, bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat ini” ujar Bapak Surya Agusman selaku Kepala BDI Padang dalam sambutannya pada penyerahan bantuan dari Keluarga Besar BDI Padang Kementerian Perindustrian bagi korban gempa bumi di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, senin (07/3).
Pada kesempatan tersebut, Bapak Surya Agusman turun langsung menyerahkan bantuan bagi korban pada wilayah tertimpa bencana dibeberapa titik posko pengungsian seperti: Posko Kantor Walinagari Kajai, Posko Kantor Bupati Pasbar, Posko Komando Bencana Kwarcab 0317 dan Posko Aua Kuniang. Bapak Surya Agusman didampingi oleh Tim BDI Padang bersama-sama dengan pimpinan satker Kementerian Perindustrian lainnya, seperti dari SMK-SMTI Padang, SMK-SMAK Padang dan Politeknik ATI Padang .
“Semoga bencana seperti ini tidak terjadi lagi di bumi Indonesia dikemudian hari. Kita ambil bencana ini sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang dari Tuhan Yang Maha Kuasa terhadap kita semua. Kita sebagai manusia perlu terus memperbaiki diri dan terutama terkait dengan mitigasi bencana yang perlu menjadi perhatian semua pihak agar kedepannya dapat meminimalisir resiko korban jiwa yang terjadi”. Bapak Surya Agsuman menyampaikan bantuan yang diserahkan berasal dari sumbangan Keluarga Besar BDI Padang berupa, beras, mie instan, susu kental manis, ikan kaleng, teh, lotion anti nyamuk, sabun mandi dan gula pasir. Lebih lanjut beliau berharap, korban di pengungsian tetap diberikan ketabahan, kekuatan dan kesehatan, agar jumlah korban tidak bertambah.
Seperti yang diketahui bersama, gempa bumi bermagnitudo 6,1 SR mengguncang Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (25/2). Gempa tersebut telah menimbulkan belasan korban jiwa, ribuan rumah hancur, banyak fasilitas umum seperti sekolah, jembatan dan jalan yang porak poranda serta puluhan ribu pengungsi. (RRMY)